Dalam rangka mewujudkan generasi emas yang berdaya, berakhlak mulia, dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan, DP3AKB Kab. Lamongan bersama Fatayat NU menyelenggarakan kegiatan Fatayat Goes to Pesantren dengan tema “Mewujudkan Generasi Emas Bebas Kekerasan dan Perkawinan Anak” yang bertempat di Pondok Pesantren Matholiul Anwar Karanggeneng. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen DP3AKB dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada remaja, khususnya santri, agar memiliki pemahaman yang utuh mengenai pentingnya perlindungan anak, pencegahan kekerasan, serta dampak negatif perkawinan anak terhadap masa depan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Pesantren sebagai pusat pendidikan karakter dipandang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Melalui pendekatan dialogis dan edukatif, para santri diajak untuk memahami hak-hak anak, mengenali bentuk-bentuk kekerasan, serta membangun kesadaran akan pentingnya perencanaan masa depan yang matang. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan santri sehari-hari, sekaligus menanamkan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menolak kekerasan dan perkawinan anak.